PRINGSEWU , wartaalam.com–Dinas Pemberdayaan dan Pembangunan Kabupaten Pringsewu gelar Bimtek Panitia Pemilihan Kepala Pekon Serentak
tahun 2026, di Balai Pekon Siliwangi, Kecamatan Sukoharjo, Rabu (17/6/2026).
Kabid Pemerintahan, Pembangunan, Keuangan dan Aset Pekon,pada Dinas setempat Budi Santoso mengatakan, dasar pelaksanaan
Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang Undang Nomor 3 Tahun 2024,
Peraturan Pemerintah Nomor 16 tahun 2026 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa,
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2020,
Peraturan Daerah Kabupaten Pringsewu Nomor 10 tahun 2015 tentang Tata Cara Pemilihan, Pengangkatan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Pekon sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Daerah Kabupaten Pringsewu Nomor 2 Tahun 2022.
Surat Gubernur Lampung Nomor : 400.10.2.2/1201/2025 tanggal 31 Oktober 2025 perihal Inventarisasi Data Pilkades Serentak dan PAW tahun 2025 dan 2026,Terangnya adapun Maksud dan tujuan kegiatan uni dalam rangka memberikan pemahaman tentang tugas, wewenang dan kewajiban Panitia Pemilihan Kepala Pekon serentak Tingkat Kecamatan dan Tingkat Pekon pada pelaksanaan Pilkakon Serentak Kabupaten,selanjutnya untuk peserta.
Panitia Kecamatan masing-masing kecamatan 2 orang, jumlah 18 orang,
Panitia Pekon yang akan melaksanakan Pilkakon serentak sebanyak 59 Pekon masing-masing Pekon 4 Orang jumlah 236 orang,adapun untuk Pemberi materi pelaksanaan kegiatan
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon Kabupaten Pringsewu
Kepala Bidang Pemerintahan, Pembangunan, Keuangan dan Aset Pekon Dinas PMP Kabupaten Pringsewu
Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda Dinas PMP, katanya.
Kadis PMP, Judi Muljana menyampaikan, Pemilihan Kepala Pekon serentak Kabupaten Pringsewu tahun ini akan diikuti 59 pekon.
Pemilihan Kepala Pekon merupakan bagian penting dari proses demokrasi di tingkat pekon melalui Pilkakon yang demokratis, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adii.
“Kita bersama-sama memilih pemimpin yang akan membawa kemajuan bagi masyarakat pekon selama delapan tahun ke depan.
Bimtek, langkah awal penting yang perlu dilaksanakan agar seluruh panitia, baik di tingkat kecamatan dan panitia di tingkat pekon harus memahami dengan baik tahapan pelaksanaan Pilkakon serta mekanisme penyelenggaraan Pilkades Serentak,” ujarnya.
Menurut dia, Pilkakon bukan sekadar pesta demokrasi, melainkan momentum bagi pekon untuk memilih pemimpin yang amanah, berintegritas, memiliki kapasitas, dan berdedikasi tinggi demi terwujudnya pekon yang maju, mandiri, dan Sejahtera menuju Pringsewu MAKMUR (Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul dan Relegius).
“Ada beberapa hal penting, saya sampaikan kepada seluruh peserta Bimtek.
Pertama, ikuti kegiatan ini dengan serius, pahami setiap regulasi,tahapan dan teknis pelaksanaan secara detail agar tidak terjadi kesalahan serta menutup celah terjadinya sengketa hasil Pilkakon
Kedua, jaga kondusivitas dan ketertiban. Pilkakon harus berlangsung dalam suasana yang aman, damai, dan tertib.”
“Saya mengajak semua untuk menjaga kerukunan, menghindari gesekan, serta mengutamakan kepentingan Pekon di atas kepentingan golongan.
Ketiga, patuhi aturan yang berlaku. Panitia wajib memahami tugas, kewenangan dan hak dalam penyelenggaraan Pilkakon, antara lain pendataan dan penetapan mata pilih, pendafaran dan persyaratan calon Kepala Pekon. Pelaksanaan pemungutan dan perhitungan hasil pemungutan suara serta pelaporan hasil Pilkakon
Keempat, tingkatkan partisipasi pemilih. Sampaikan informasi Kepada seluruh masyarakat yang telah memiliki hak pilih, Partisipasi aktif masyarakat adalah cerminan dari kematangan berdemokrasi kita,” ujarnya.
‘Pemerintah Kabupaten berkomitmen memfasilitasi penyelenggaraan Pilkades yang berkualitas.
“Seluruh dukungan, baik teknis, administratif, maupun anggaran telah disipkan adalah apa yang kita laksanakan hari ini yaitu melaksanakan bimbingan teknis kepada panitia baik panitia kecamatan maupun panitia di tingkat pekon, kami berharap seluruh proses pilkakon dapat berjalan lancar, tertib dan kondusif dari awal hingga pelantikan kepala pekon terpilih,” katanya.
“Mari kita jadikan Pilkakon Serentak ini sebagai wujud nyata komitmen kita bersama dalam membangun demokrasi yang sehat di tingkat pekon. Ingat, pemimpin yang tepat berarti membuka jalan menuju pekon yang lebih baik,” katanya. (Ade)