3 KPM PKH Graduasi di Kalianda Terima Bantuan Sarana Pendukung Usaha

0
351

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM – Tiga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Graduasi Mandiri di wilayah Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan menerima bantuan sarana pendukung usaha dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (RI)

Bantuan diserahkan petugas dari Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung, Satriawan didampingi Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan Mukhamad Daud.

Satriawan menyampaikan selamat kepada penerima bantuan tersebut. Dia berharap KPM PKH Graduasi tersebut bisa mempertahankan statusnya dan menjadi keluarga yang berkualitas.

“Harapannya keluarga tersebut mengembangkan ekonomi keluarga melalui usaha sesuai bidangnya untuk menuju keluarga sejahtera yang mandiri,” kata Satriawan, Senin (14/8/2023).

Sementara, mewakili Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan, Mukhamad Daud menyampaikan, 3 KPM PKH Graduasi Mandiri tersebut berasal dari Kecamatan Kalianda.

Mereka, Fairuz, warga Kelurahan Way Urang dengan usaha rongsokan. Arnita Hutagalung dan Dewi Pertiwi dengan usaha kuliner, keduanya warga Desa Gunung Terang.

Mukhamad Daud mengatakan, penerima bantuan tersebut merupakan KPM PKH yang telah keluar dengan sukarela sebagai penerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial RI.

“Jadi, melalui Program PENA (Pahlawan Ekonomi Nasional) yang merupakan program pemberdayaan penerima manfaat yang berfokus pada pemberdayaan ibu rumah tangga dari keluarga prasejahtera, mereka diberi pelatihan yang mendukung wirausaha dibidang makanan, minuman, jasa dan perdagangan, sembako, dan lain sebagainya,” katanya.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengatakan, pemerintah hadir dan memastikan masyarakat, khususnya para KPM PKH Graduasi, agar tidak kembali turun tingkat perekonomiannya.

“Harapanya, dengan adanya bantuan itu dapat menumbuhkan minat bagi KPM lainnya yang sudah mandiri dan mampu agar mau dengan sukarela keluar sebagai penerima bansos dan digantikan oleh keluarga yang lebih membutuhkan,” katanya. (amar/kmf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini