PMI Papua Kunjungi Lamban Balak Marga Legun

0
491

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM – Kontingen Palang Merah Indonesia (PMI) dari Provinsi Papua kunjungan ke Lamban Balak, Marga Legun, di Desa Kesugihan, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (5/7/2023).

Kontingen PMI Provinsi Papua yang dipimpin Zakeus Degey, ketua PMI daerah tersebut tiba di Lamban Balak, Marga Legun, sekira pukul 16.00 WIB dan disambut Azhar Marzuki gelar pangikhan tihang makhga.

Kunjungan itu bertujuan memperkenalkan kekayaan budaya di kabupaten berjuluk Khagom Mufakat.

Dan mempererat persaudaraan antara Kabupaten Lampung Selatan dengan Provinsi Papua.

Kontingen PMI Provinsi Papua didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lampung Selatan Erdiyansyah dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lampung Selatan M. Sefri Masdian selaku LO PMI Provinsi Papua.

Azhar Marzuki mengatakan, terdapat tujuh makhga sai batin di Lampung Selatan, di antaranya makhga dantaran, makhga ratu, makhga legun, makhga rajabasa, makhga katibung, dan makhga legun way urang dan makhga bukuk jadi.

Menurutnya lamban balak makhga legun yang merupakan marga sai batin terdapat di Desa Kesugihan.

“Selamat datang, ini lamban yang berada di wilayah Lampung Selatan, lamban balak, di bumi Lampung ini ada dua jurai, yakni jurai dai batin dan pepadun. Kami menganut sai batin, kebetulan di wilayah Kalianda mayoritas dai batin,” katanya.

Azhar Marsuki menyampaikan terimakasih kepada Kontingen PMI Provinsi Papua yang telah menyempatkan berkunjung dan bersilaturahmi, ke Lamban Balak Makhga Legun di sela-sela kegiatan Jumpa Bhakti Gembira (Jumbara) PMI Nasional IX.

“Sekali lagi terimakasih kunjungannya,” ujarnya..

Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Papua Zakeus Degey menjelaskan kebudayaan Papua yang sangat beragam.

Dia mengatakan, terdapat tujuh wilayah adat, mamta, saereri, anim ha, la pago, mee pago, domberai, dan bomberai.

Menurut dia, setiap wilayah adat di Provinsi Papua mempunyai kebudayaan yang berbeda-beda dan hingga sampai saat ini masih tetap lestari.

“Baju yang saya pakai ini, kami hampir semua di Papua itu pakai. Kami di Papua ada tujuh wilayah, yang satu istilahnya mamta. Mamta ini terdiri dari kabupaten dan kota, ada Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura,” ujarnya.

Usai mengunjungi Lamban Balak, Makhga Legun, di Desa Kesugihan, Kontingen PMI Provinsi Papua juga mampir dan foto di Bundaran Tugu Pancasila. (amar/kmf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini