Tuntut Hak, Ratusan Guru di Lamtim Gelar Demo

0
1263

LAMPUNG TIMUR, WARTAALAM.COM – Persatuan Guru Honor Kabupaten Lampung Timur gelar demo di depan Kantor Bupati setempat, Senin (26/6/2023). Ribuan guru tersebut menuntut hak (insentif) yang belum dibayarkan. Bahkan untuk tahun anggaran 2022, mereka baru menerima haknya untuk enam bulan.

Pada pemerintahan Dawam Rahardjo, persoalan hak dan kewajiban, sepertinya selalu menjadi pemicu, baik lembaga aparatur desa, elemen masyarakat hingga guru honor bahkan rekanan atau pihak ketiga ikut-ikutan berdemo.

Menurut Fauzi Ahmad, Ketua Gerakan Cinta (GENTA) Lampung Timur, masyarakat dan organisasi, baik dari lembaga desa, LSM bahkan rekanan, melakukan demo karena pemerintah tidak memberikan solusi, hal itu memicu gerakan massa.

“Pemerintahan Dawam saat ini justru sering menciptakan konflik, ketika terdesak pemerintah hanya menyampaikan kelemahan, mengaku kondisi keuangan tidak memadai, tapi di sisi lain, berbanding terbalik, dimana-mana selalu beredar vidio, bupati sedang menghambur-hamburkan uang saweran, sementara hak-hak lembaga aparatur dan para guru tak juga ada solusi, lebih memprihatinkan lagi uang pihak ketiga dicicil, kan gila kondisi seperti ini masak kita mau biarkan,” katanya..

Tak kurang 500 massa dari organisasi guru honor Kabupaten Lampung Timur melakukan aksi di depan Kantor Bupati.

Aksi itu terlaksana setelah sebelumnya rapat bersama dengan pemerintah daerah namun tak menghasilkan solusi.

Aksi guru digelar karena kuota pengangkatan tenaga guru honor menjadi ASN (P3K). Bukan hanya itu, para guru itu pun ternyata hingga saat ini (Juni ) 2023 belum menerima insentif dan tahun 2022 hanya menerima enam bulan.

Pemerintah kabupaten mengatakan kondisi keuangan tidak mampu membayar penuh selama satu tahun anggaran. (fir)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini