Bunda PAUD Lamsel Ikuti Komitmen Bersama Seluruh Indonesia

0
1110

JAKARTA, WARTAALAM.COM – Bunda PAUD Kabupaten Lampung Selatan Winarni Nanang Ermanto ikuti Komitmen Bersama Bunda PAUD se-Indonesia mendukung Gerakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, Rabu (7/6/2023).

Kegiatan di Hall Room Hotel Sultan Jakata diselenggarakan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI Nadiem Anwar Makarim membuka acara itu.

Menurut Nadiem, kegiatan tersebut bukti dukungan berkomitmen transisi PAUD ke SD yang menyenangkan.



Periode PAUD, kata dia, masa emas, hanya ada beberapa tahun untuk membentuk kompentensi dan nilai berharga bagi anak anak.

Menyenangkan, jika pengalaman anak- anak PAUD tidak menyenangkan maka selamanya anak- anak akan mengasosiasikan pembelajaran suatu beban.

”Satu kata yang perlu kita ciptakan yaitu Menyenangkan, Jika pengalaman anak-anak PAUD tidak menyenangkan maka selamanya anak- anak akan mengasosiasikan pembelajaran adalah suatu beban,” ujarnya.

Menurutnya peran Bunda PAUD juga kepala daerah sangat dibutuhkan sebagai akselerator agar gerakan transisi tersebut dapat berhasil dilaksanakan.

”Peran dari bunda – bunda PAUD juga kepala daerah ini juga sangat dibutuhkan sebagai akselerator agar gerakan ini bisa berjalan dan sukses,” katanya.

Menteri Kemendikbud Ristek itu juga mengungkapkan pembelajaran di dua tahun pertama di SD harus sama menyenangkannya pada saat anak-anak di berada di PAUD.

Nadiem mengatakan harus berhenti berkonsepsi jika calistung bukti keberhasilan pembelajaran di PAUD dan menjadi syarat penerimaan di SD.

”Kita harus berhenti memaknai calistung bukti keberhasilan pembelajaran di PAUD dan kami dari Kemendikbud telah memberi sinyal kuat hal itu menjadi tanggung pendidik di SD,” katanya.

Terkait misskonsepsi yang terjadi saat ini calistung tidak boleh diajarkan di PAUD, dia juga mengatakan hal bisa diberikan dengan konteks literasi dan numerasi yang menyenangkan dan disesuaikan dengan kemampuan anak.

”Kita harus meluruskan tentang calistung yang tidak boleh diajarkan di PAUD, hal itu bisa diberikan tapi dengan metode yang menyenangkan dan disesuaikan kemampuan si anak,” ujarnya

Nadiem mengajak untuk bergotong royong, berkolaborasi, bersinergi untuk bergerak mewujudkan merdeka belajar bagi anak- anak Indonesia.

Dikesempatan itu istri Presiden RI Iriana Joko Widodo menyampaikan dukungan dan menyambut baik terhadap gerakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan lewat video yang ditampilkan.

Di video itu Iriana mengatakan masa kecil anak-anak, masa yang penting dalam tumbuh kembang anak, masa itu harus diisi dengan pengetahuan, pengalaman dan juga kenangan yang menyenangkan.

Menurutnya, hal tersebut bisa dicapai dengan dengan menerapkan proses belajar yang bahagia sehingga anak- anak dapat tumbuh menjadi generasi cerdas dan bahagia.

Bunda PAUD Nasional itu juga mengatakan gerakan tersebut juga menjadi upaya memberikan pembelajaran secara menyeluruh bagi anak-anak yang tidak mengenyam pendidikan di PAUD. (amar/kmf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini