Bupati Lamtim Mampu dan Siap Bertahan

0
734

LAMPUNG TIMUR, WARTAALAM.COM – Tudingan Aliansi Aparatur Perangkat Desa (AAPD) Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) terhadap bupati setempat yang tidak mampu memimpin daerah berjuluk Bumei Tuwah Bepadan di respon dingin.

Saat wartaalam.com meminta tanggapan Dawam Rahardjo, bupati Lampung Timur, Rabu (14/9/2022) siang, usai mengikuti rapat paripurna DPRD tentang pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD – Perubahan) tahun 2022 di depan gedung DPRD.

Dawam Rahardjo hanya menanggapi dingin Menurutnya, sampai saat ini dirinya masih mampu dan sanggup menjadi pemimpin daerah tersebut.

“Saya masih mampu dan sanggup,” ucapnya.

Diketahui, Senin (12/9/2022 ), ratusan perangkat desa yang tergabung dalam AAPD menggelar aksi di depan kantor Bupati dan Gedung DPRD setempat.

Dalam aksinya, massa dari aparatur perangkat dan pemerintahan desa meminta kejelasan realisasi Anggaran Dana Desa (ADD) yang berasal dari APBD.

Dalam anggaran tersebut dianggarkan dan dikuatkan dengan Peraturan Bupati (Perbup) Tahun 2022.
Ironisnya, meski demikian sejak April 2022 ribuan perangkat dan aparatur pemerintahan desa tidak lagi menerima gaji, sebagaimana tertuang dalam Perbup, dengan dalih, uangnya belum ada.

Dalam orasi yang disampaikan orator sekaligus koordinator dan penanggung jawab aksi, Ibrahim, meminta bupati Lampung Timur mengundurkan diri dari jabatanya apabila tidak mampu mengemban jabatan tersebut. (fir)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini