23.9 C
Bandar Lampung
Selasa, November 29, 2022
spot_img
BerandaDaerahPuasa Ramadhan Memperlambat Penuaan Tubuh

Puasa Ramadhan Memperlambat Penuaan Tubuh

 30 dilihat

JAKARTA – WARTAALAM.COM – Berpuasa selama bulan Ramadhan memiliki sejumlah manfaat untuk tubuh khususnya kulit, sebagai anti-aging atau untuk memperlambat atau mengurangi tanda-tanda penuaan yang muncul di tubuh, ujar dr. Aninda Marina, SpDV dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI).

Puasa juga bermanfaat anti-aging. Jadi penuaan sebenarnya proses yang sudah ditakdirkan dari DNA, karena kita punya time DNA. Namun, dengan berpuasa menurunkan berbagai macam enzim di mana melakukan penuaan, ujar dia dalam sebuah konferensi pers daring, ditulis Jumat (1/4/2022).

Enzim-enzim yang menghancurkan serabut mielin turun selama tubuh berpuasa. Sel-sel dan kolagen akan hidup lebih lama sehingga tampilan kulit pun lebih muda.

Di jaringan lemak, cadangan lemak bisa meningkat dan di kolagen bila tubuh berpuasa. Puasa juga meningkatkan antioksidan demi menghambat enzim-enzim yang bekerja untuk menghancurkan kolagen dan mempercepat anti-aging.

Kemudian, dengan adanya penurunan insulin growth factor karena sama sekali tidak ada nutrisi pada saat puasa, maka protein kinase A yang berguna untuk mengancurkan sel, menjadi turun, sehingga stem cell meningkat.

Jadi, kulit malah memperbaiki diri. Ini baik karena memperbaiki sel-sel rusak dan meningkatkan perbaikan struktur kulit karena human stem cell meningkat, katanya.

Dia tak menampik, terjadi sintesis kolagen yang menurun selama berpuasa karena banyak enzim yang meningkat untuk mendegradasi kolagen. Namun saat tubuh kembali diisi makanan saat berbuka puasa, terjadi peningkatan 10 kali lipat sintesis kolagen. Puasa Ramadhan dapat mempercepat pertumbuhan termasuk penyembuhan luka, bila saat berbuka puasa dan sahur diisi dengan nutrisi yang tepat.

Di sisi lain, berbagai studi juga menunjukkan manfaat lain berpuasa pada kulit, salah satunya penelitian pada tahun 2019 yang menunjukkan efek puasa pada rambut meningkatkan stem cell di folikel rambut sehingga pertumbuhan rambut meningkat dan mencegah rambut rontok.

Selain itu, dampak pada lapisan epidermis atau lapisan kulit teratas meningkatkan siklus kulit, membantu kulit terlihat cerah walaupun kadar kolesterol dalam kulit menurun.

Lalu, di lapisan dermis atau kulit bagian dalam, meningkatkan vaskularisasi pembuluh darah sehingga nutrisinya bisa langsung baik untuk kulit, meningkatkan perbanyakan pembuluh darah baru untuk perbaikan kulit, oksidatif metabolik atau proses yang menghancurkan oksidasi meningkat, kata Aninda.

Beberapa studi juga memperlihatkan puasa dapat menurunkan reaksi iritasi dari krim malam dengan kandungan retinol atau retinoid. Puasa pun bisa bersifat antikarsinogenik pada tumor dan kanker kulit. Akibat pembatasan makanan termasuk kalori dalam beberapa waktu, sehingga menghambat munculnya sel-sel yang bersifat kanker. (*)

spot_imgspot_img

Berita Terkait

BPBD Lamsel Gelar Workshop Penyusunan Rencana Kontingensi Menghadapi Banjir

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)...

Pj. Bupati Pringsewu Hadiri Peringatan HUT ke-77 PGRI dan HGN 2022

PRINGSEWU, WARTAALAM.COM - Resepsi peringatan HUT ke-77 Persatuan Guru...

Disematkan Brevet Hiu Kencana TNI AL, Kapolri : Kekuatan Sinergitas Jaga Kedaulatan Bangsa Indonesia

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo...

Sidokkes Polres Lampung Selatan Vaksin Covid-19 Rutan Way Huwi

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM - Sidokkes Polres Lampung Selatan melaksanakan...
spot_img
Semua Negara
646,298,563
Total kasus terkonfirmasi Kasus Covid
Updated on November 28, 2022 9:50 pm

Langganan Berita

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini