23.3 C
Bandar Lampung
Sabtu, Januari 28, 2023
spot_img
BerandaDaerahStabil, Harga Bahan Pangan Pokok di Kabupaten Pringsewu

Stabil, Harga Bahan Pangan Pokok di Kabupaten Pringsewu

 40 dilihat

PRINGSEWU – WARTAALAM.COM – Harga bahan pangan pokok di Kabupaten Pringsewu, Lampung selama sepekan terakhir relatif stabil dan tidak mengalami lonjakan yang berarti.

Kenaikan harga hanya terjadi pada beberapa komoditi tertentu.

Berdasarkan pemantauan yang dilakukan Tim dari Pemda Kabupaten Pringsewu, di antaranya Kadis Kominfo Pringsewu Hendrid, Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Ediyanto, serta perwakilan dari Dinas Koperindag, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perikanan di Pasar Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Selasa (7/12/2021), tercatat untuk harga setiap kilogram, beras premium berkisar Rp 12 ribu, beras medium Rp 9 ribu. Gula pasir premium Rp 12.500, gula pasir curah Rp 12 ribu.

Terigu segitiga biru Rp 10 ribu, terigu biasa Rp 8 ribu, daging sapi Rp 130 ribu, telur Rp 22 ribu, naik Rp 1.000 dari sebelumnya Rp 21 ribu, cabai merah keriting Rp 50 ribu, cabai merah biasa Rp 45 ribu, cabai rawit hijau Rp 48 ribu, naik Rp 10 ribu dari sebelumnya Rp 38 ribu, cabai rawit biasa Rp 40 ribu, naik Rp 6 ribu dari sebelumnya Rp 34 ribu.

Kemudian bawang merah Rp 18 ribu, naik Rp 1.000 dari sebelumnya Rp 17 ribu, kacang kedelai impor Rp 12 ribu, kacang tanah Rp 26 ribu, serta kacang hijau Rp 24 ribu.

Selanjutnya untuk ikan segar, tongkol Rp 30 ribu, ikan mas Rp 28 ribu, ikan lele Rp 20 ribu, ikan gurame Rp 35 ribu, ikan nila Rp 28 ribu, dan ikan asin teri Rp 60 ribu. Kemudian untuk harga lada hitam Rp 11 ribu dan lada putih Rp 12 ribu, serta jagung pipilan kering Rp 7 ribu.

Terkait ketersedian bahan pangan pokok di wilayah Kabupaten Pringsewu menjelang Natal dan Tahun Baru, menurut Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Pemda Kabupaten Pringsewu Ediyanto,
dipastikan tetap aman dan mencukupi hingga tahun baru mendatang.

Dia mengimbau masyarakat tidak khawatir dan tetap berbelanja sesuai kebutuhan.

Sementara itu, seorang pedagang sayur mayur di Pasar Sukoharjo, Pringsewu, Tutik, kepada Rapemda Pringsewu mengungkapkan, terjadinya kenaikan harga pada sejumlah komoditi lebih disebabkan faktor alam dan cuaca buruk di beberapa wilayah pemasok, sehingga pasokan sedikit mengalami gangguan dan mengakibatkan stok berkurang.

Sedangkan, penurunan harga pada beberapa bahan kebutuhan dan cenderung stabil karena ketersediaan yang cukup dan sedikit berlimpah. (ade)

spot_imgspot_img

Berita Terkait

Pemkab Lamsel dan Kejari Teken MoU Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik dan Bantuan Hukum

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Pemkab...

Ketua DPRD Lamtim Pastikan 2023 Sekira 112 Desa Laksanakan Pilkades

LAMPUNG TIMUR, WARTAALAM.COM - Sekira112 desa di Lampung Timur...

Rusia: Pengiriman Tank Bukti NATO Terlibat

MOSKOW, WARTAALAM.COM - Rusia menilai keputusan negara-negara Eropa dan...

Bawaslu Lamsel : Rekrutmen Petugas Pantarlih Harus Profesional

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM - Komisioner Divisi Badan Pengawas Pemilu...
spot_img
Semua Negara
674,499,750
Total kasus terkonfirmasi Kasus Covid
Updated on January 28, 2023 12:52 am

Langganan Berita

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini